Daftar Kartu Prakerja Gelombang 10 via www.prakerja.go.id, Ini Jadwal & Kuota Lebih dari 200 Ribu

Daftar Kartu Prakerja Gelombang 10 via www.prakerja.go.id, Ini Jadwal & Kuota Lebih dari 200 Ribu

Daftar Kartu Prakerja gelombang 10 via www.prakerja.go.id , dapat Anda simak dalam artikel berikut ini. Melalui laman www.prakerja.go.id , Anda sudah dapat mendaftar Kartu Prakerja gelombang 10. Hingga saat ini, pendaftaran Kartu Prakerja baru mencapai gelombang 9.

Direncanakan, pada tahun 2020 ini, Kartu Prakerja akan berhenti di gelombang 10. Sebelumnya, pengumuman peserta Kartu Prakerja gelombang 9 telah dilakukan pada Kamis (24/9/2020) kemarin. Namun, saat pengumuman penerima Kartu Prakerja gelombang 9 diumumkan melalui akun Instagram @prakerja.go.id, tidak ada tanda tanda pembukaan gelombang 10.

Ternyata, Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja tengah mengurus proses seleksi gelombang 9 karena jumlah peminatnya mencapai 5,9 juta orang. "Pendaftaran gelombang 10 beserta kuotanya akan kami umumkan segera. Saat ini kami masih fokus menyelesaikan proses seleksi gelombang 9 dulu," ujar Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tuhatu kepada . Saat ditanya kapan Kartu Prakerja gelombang 10 akan dibuka, Louisa enggan mengungkapkannya.

Sebab, PMO masih fokus melakukan seleksi gelombang 9 yang mencapai 5,9 juta pendaftar itu. "Tidak ada komentar tentang gelombang 10 karena belum diputuskan," ujar dia. Meski begitu, kabar baiknya, pada gelombang 10 nanti, kemungkinan jumlah peserta yang akan disaring lebih dari 200 ribu orang.

Sebab, kata Louisa, terdapat 180 ribu peserta yang status kepesertaannya telah dicabut oleh PMO. Alasan pencabuta kepesertaan tersebut lantaran para peserta tidak memilih pelatihan pertama lewat 30 hari setelah lolos seleksi. "Bisa saja (jumlah peserta lebih dari 200.000)," ujar Louisa.

"Kemarin kami memutuskan kepesertaan lebih dari 180.000 orang karena tidak memilih pelatihan pertama dalam waktu 30 hari setelah lolos seleksi," katanya melanjutkan. Sebagai syarat peserta memiliki Kartu Prakerja, terdapat beberapa syarat, diantaranya: 1. Warga Negara Indonesia (WNI)

2. Minimal berusia 18 tahun 3. Sedang tidak menempuh pendidikan formal Untuk mendaftar akun Kartu Prakerja, Anda diharuskan memiliki akun email.

Berikut cara mendaftar akun Kartu Prakerja: 1. Akses laman dan pastikan Anda memiliki email aktif. 2. Pilih "Daftar Sekarang".

3. Masukkan nama lengkap, email, dan kata sandi. 4. Klik "Daftar". 5. Selanjutnya, Anda akan menerima notifikasi melalui email.

6. Buka email Anda, dan lakukan verifikasi yang telah dikirimkan via email. 7. Pendaftaran berhasil, dan Anda sudah memiliki akun Kartu Prakerja. Peserta yang gagal pada seleksi sebelumnya, tidak perlu mendaftar ulang dari awal.

Jika Anda sudah berhasil mendaftar akun Kartu Prakerja atau sudah memilikinya, Anda dapat melakukan beberapa cara untuk mendaftarnya. Berikut beberapa cara mendaftar Kartu Prakerja: 1. Buka laman , klik Login atau Masuk pada Laman Depan.

2. Masukkan email dan kata sandi akun, kemudian Klik "Login". 3. Setelah berhasil masuk ke akun Anda, isi verifikasi KTP dan tanggal lahir. 4. Klik "Berikutnya".

5. Lengkapi data diri Anda, unggah foto KTP dan swafoto Anda dengan KTP. 6. Lakukan Verifikasi Nomor Telepon. 7. Klik "Kirim".

8. Masukkan kode OTP yang telah dikirimkan via SMS ke No HP Anda. 9. Klik "Verifikasi". 10. Selanjutnya, isi Pernyataan Pendaftar. Isi sampai selesai, jika sudah selesai klik "Oke".

11. Berikutnya Anda wajib melakukan tes Motivasi & Kemampuan Dasar. Klik "Mulai Tes Sekarang". Setelah isi tes, hasil tes akan di evaluasi, mohon menunggu sebentar sekitar 5 menit. Jika sudah 5 menit belum ada perubahan, silahkan klik tombol Refresh.

12. Pendaftaran akan segera selesai, Anda tinggal ikut seleksi Gelombang, pilih lah Gelombang yang Anda inginkan disesuaikan dengan domisili. 13. Selanjutnya Anda akan menerima notifikasi di Dashboard akun, apakah lolos atau bisa ikut Gelombang yang Anda pilih. Anda dapat mengikuti pelatihan dan bayar menggunakan Kartu prakerja baik online maupun offline.

Mendapat sertifikat pelatihan yang diakui baik pelatihan yang online ataupun offline. Setiap peserta akan mendapat bantuan sebesar Rp 3.550.000,00. Insentif tersebut meliputi biaya bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta, insentif paska pelatihan Rp 600.000,00 per bulan selama empat bulan.

Kemudian, insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000,00.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *